Mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan Universitas Alma Ata kembali menunjukkan peran aktifnya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada 28 November 2025, salah satu mahasiswa S1 Kebidanan Universitas Alma Ata angkatan 2022, Citra Diumi Irawan, berkesempatan menjadi pemateri dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan di SMK Kesehatan Bantul.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMABI) dan Himpunan Mahasiswa Keperawatan (HIMIKA) Universitas Alma Ata, sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran kesehatan remaja melalui edukasi berbasis kebutuhan aktual.
Pengabdian masyarakat tersebut diikuti oleh 83 siswa kelas X dan XI, yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan edukasi yang disampaikan secara interaktif dan komunikatif.
Pada kegiatan ini, Citra Diumi menyampaikan materi edukasi kesehatan mental di era bullying, dengan fokus pada tantangan kesehatan mental remaja di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Materi yang disampaikan mencakup:
- Gejala gangguan kesehatan mental pada remaja
- Faktor penyebab, baik dari lingkungan pertemanan, keluarga, sekolah, maupun media digital
- Upaya pencegahan, termasuk penguatan coping skill dan dukungan sosial, dan
- Tata laksana awal ketika menghadapi masalah kesehatan mental
Secara khusus, materi juga membahas fenomena cyberbullying, ketergantungan gawai, paparan konten negatif, serta tekanan sosial di media digital yang semakin sering dialami remaja saat ini.
Edukasi ini menjadi sangat relevan mengingat tren masalah kesehatan mental pada remaja terus meningkat. Selain itu, masalah kesehatan mental tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis jangka pendek, tetapi juga dapat memberikan dampak jangka panjang, termasuk terhadap kesehatan reproduksi di masa dewasa.
Stres kronis, kecemasan, dan gangguan mental yang tidak tertangani dengan baik pada masa remaja diketahui dapat memengaruhi keseimbangan hormonal, perilaku kesehatan, hingga kesiapan reproduksi di kemudian hari. Oleh karena itu, pendekatan promotif dan preventif sejak usia remaja menjadi sangat penting.
Sarana Pembelajaran dan Pemberdayaan Mahasiswa
Bagi mahasiswa, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari proses pembelajaran kontekstual untuk melatih keterampilan komunikasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu secara langsung sesuai kebutuhan sasaran.
Hal ini sejalan dengan keunggulan health promotion yang menjadi ciri khas Program Studi S1 Kebidanan Universitas Alma Ata. Mahasiswa dibekali kompetensi untuk melakukan edukasi kesehatan di masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan masalah kesehatan yang berimplikasi pada kesehatan reproduksi perempuan sepanjang siklus hidup, mulai dari masa remaja, usia reproduktif, hingga menopause.
Melalui kegiatan seperti ini, Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Universitas Alma Ata terus berkomitmen mencetak calon bidan profesional yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan pemberdayaan masyarakat.