by Admin Kebidanan | Jan 1, 2026 | Berita
Peran dosen di era digital tidak lagi terbatas pada ruang kelas. Perkembangan media sosial membuka ruang baru bagi dosen untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui edukasi yang relevan, mudah dipahami, dan berbasis keilmuan. Media sosial menjadi sarana strategis untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif sekaligus membangun literasi publik secara luas. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Sarjana Kebidanan Universitas Alma Ata berinisiatif menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan remaja melalui siaran langsung (Live Talk/Live TikTok) secara rutin setiap dua minggu sekali pada hari Jumat. Kegiatan ini menjadi wadah bagi dosen untuk berbagi pengetahuan, meningkatkan kesadaran kesehatan, serta menghadirkan edukasi yang kontekstual dan mudah diakses oleh remaja dan masyarakat luas.
Salah satu isu yang kini semakin mendapat perhatian adalah kesehatan mental remaja. Topik ini kerap dianggap sepele, padahal memiliki dampak besar terhadap tumbuh kembang, prestasi akademik, relasi sosial, hingga masa depan remaja. Tantangan akademik, tekanan sosial, serta paparan informasi digital yang masif menjadikan remaja sebagai kelompok yang rentan terhadap permasalahan kesehatan mental. Sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Program Sarjana Profesi Bidan FKIK Universitas Alma Ata menyelenggarakan kegiatan Live Talk bertajuk “Remaja & Kesehatan Mental: Apa yang Perlu Kita Pahami?” pada 26 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi publik yang membahas kesehatan mental remaja secara komprehensif, komunikatif, dan relevan dengan kondisi saat ini.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ibu Lia Dian Ayuningrum, S.ST., M.Tr.Keb, yang berbagi perspektif keilmuan serta pengalaman praktis terkait kesehatan mental remaja. Diskusi dipandu oleh Kak Khansa Nabila Putri (Mahasiswi Angkatan 2024) sebagai host, dengan pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami oleh audiens.
Melalui kegiatan ini, dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar di kelas, tetapi juga sebagai edukator publik yang aktif menyebarkan informasi kesehatan yang valid dan bertanggung jawab melalui media sosial. Diharapkan, Live Talk ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mental remaja serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih suportif bagi generasi muda.
Ke depan, Program Studi Sarjana Kebidanan Universitas Alma Ata berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi kesehatan yang bermakna, berbasis kebutuhan nyata remaja, serta selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan zaman.
by Admin Kebidanan | Dec 25, 2025 | Berita
Program Studi S1 Kebidanan Universitas Alma Ata terus berkomitmen dalam memperkuat kompetensi profesional dan etika calon bidan melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan praktik lapangan dan dinamika profesi. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Kuliah Pakar dengan Topik Supervisi dan Monitoring Bidan pada mata kuliah Legal and Ethical Issues in Midwifery bersama Wakil Ketua I PC IBI Bantul, Bdn. Rusminingsih, S.Si.T., M.Kes.
Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran penting bagi mahasiswa untuk memahami secara komprehensif aspek hukum dan etika dalam praktik kebidanan, termasuk tanggung jawab profesional, perlindungan hukum bagi bidan, serta pengambilan keputusan klinis yang sesuai dengan kode etik dan regulasi yang berlaku. Melalui supervisi dan diskusi langsung, mahasiswa memperoleh gambaran nyata tentang tantangan dan praktik profesional di lapangan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dibekali pemahaman teoretis mengenai isu legal dan etik kebidanan, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, reflektif, dan profesional dalam menghadapi berbagai situasi pelayanan kebidanan. Pendekatan ini menegaskan pentingnya integrasi antara ilmu kebidanan, etika profesi, dan regulasi hukum dalam mewujudkan pelayanan yang aman dan bermutu.
Ingin menjadi Sarjana Bidan yang profesional, beretika, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman? Program Studi S1 Kebidanan Universitas Alma Ata siap membersamai Anda melalui pembelajaran yang komprehensif, didukung oleh dosen-dosen expert di bidang kebidanan serta jejaring profesi yang kuat.
Melalui lingkungan akademik yang islami dan suportif, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi bidan yang kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab etik, dan kepekaan sosial dalam praktik kebidanan.
👆🏻 Saatnya kamu menjadi bagian dari S1 Kebidanan Universitas Alma Ata
Belajar berbasis praktik, etika profesi, dan nilai keislaman untuk mencetak Sarjana Bidan yang profesional, berintegritas, dan berkarakter islami.
by Admin Kebidanan | Dec 16, 2025 | Berita
Program Studi S1 Kebidanan Universitas Alma Ata terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran inovatif berbasis praktik. Salah satunya diwujudkan melalui Project Based Learning (PjBL) pada Mata Kuliah Entrepreneurship in Midwifery yang diampu oleh Ibu Lia Dian Ayuningrum, S.ST., M.Tr.Keb, yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide pelayanan dan produk gizi kebidanan yang kreatif, aplikatif, serta bernilai kewirausahaan.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan ditantang merancang serta mempresentasikan produk pangan inovatif yang relevan dengan kebutuhan gizi ibu dan anak. Produk yang dihasilkan meliputi Dimsum Hemobit, Smoothie Bowl, Oat Ball, Rainbow Noodles, dan Ubichick Patty, yang dikembangkan dengan mempertimbangkan aspek nilai gizi, keamanan pangan, kreativitas, serta peluang usaha di bidang kebidanan.
Melalui pendekatan Project Based Learning ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep kewirausahaan secara teoretis, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam mengintegrasikan ilmu kebidanan, gizi, dan manajemen usaha berbasis evidence-based practice. Pembelajaran ini membekali mahasiswa agar mampu berpikir kritis, inovatif, dan siap mengambil keputusan profesional dalam pengembangan layanan kebidanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ingin menjadi Sarjana Bidan yang profesional, inovatif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman? Program Studi S1 Kebidanan Universitas Alma Ata siap membersamai Anda dengan pembelajaran yang komprehensif. Para dosen expert dibidang Ilmu Kebidanan siap membersamai anda untuk memahami teori dan praktik kebidanan berbasis evidence-based sehingga mampu memberikan pelayanan profesional dan ilmiah sehingga mampu mengambil keputusan klinis secara tepat.
Melalui lingkungan akademik yang islami dan suportif, mahasiswa tidak hanya didorong untuk mengikuti tren, tetapi juga memahami dasar keilmuan, etika profesi, serta nilai spiritual dalam praktik kebidanan.
👆🏻 Saatnya kamu menjadi bagian dari S1 Kebidanan Universitas Alma Ata!
Belajar berbasis praktik, inovasi, dan nilai keislaman untuk mencetak Sarjana Bidan yang profesional, berjiwa entrepreneur, dan berkarakter islami.
by Admin Kebidanan | Dec 11, 2025 | Berita
Selamat dan sukses kepada Wahidatun Ni’mah, mahasiswa S1 Kebidanan angkatan 2023, atas pencapaian istimewanya menyelesaikan Khataman Bil Ghaib 30 Juz di Pondok Ndalem Dongkelan. Perjalanan menghafal Al-Qur’an yang ditempuh selama 2 tahun, 4 bulan, dan 13 hari ini menjadi bukti ketekunan dan komitmen luar biasa. Kegiatan Khotmil Qur’an yang diikuti oleh 24 peserta tersebut dilaksanakan di Hotel Burza, Jl. Jogokaryan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, pada Sabtu, 06 Desember 2025. Semoga capaian ini membawa keberkahan, memperkuat karakter, serta menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Universitas Alma Ata.
Ingin menjadi Sarjana Bidan namun tetap bisa menjadi penghafal Al-Qur’an? Program Studi S1 Kebidanan Universitas Alma Ata siap membersamai Anda dengan pembelajaran yang komprehensif.
Para dosen expert di bidang Ilmu Kebidanan siap membersamai anda untuk memahami teori dan praktik kebidanan berbasis evidence-based sehingga mampu memberikan pelayanan profesional dan ilmiah sehingga mampu mengambil keputusan klinis secara tepat.
Jadilah Sarjana Bidan profesional yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi memahami sains di balik praktik kebidanan dan islami.
Wujudkan passion Anda bersama Universitas Alma Ata.
by Admin Kebidanan | Nov 24, 2025 | Berita
Salah satu dosen Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas Alma Ata, Ibu Lia Dian Ayuningrum, S.ST., M.Tr.Keb, resmi menerima kenaikan jabatan fungsional menjadi Lektor. Penyerahan Surat Keputusan Jabatan Fungsional (Jabfung) ini dilaksanakan dalam acara resmi yang diikuti oleh para dosen dari berbagai perguruan tinggi swasta di wilayah LLDIKTI V.
Kenaikan jabatan ini menjadi bukti konsistensi Program Studi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia serta mendorong pengembangan karir dosen secara berkelanjutan. Selama ini, Ibu Lia aktif dalam berbagai kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi; pengajaran, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Kontribusinya dalam berbagai inovasi pembelajaran turut memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu akademik di lingkungan FKIK.
Program Studi menilai pencapaian ini sebagai langkah penting dalam memperkuat kualitas tenaga pendidik sekaligus menjadi motivasi bagi dosen lain untuk terus meningkatkan kompetensi akademik maupun profesional. Prestasi tersebut juga mempertegas komitmen Prodi dalam menciptakan lingkungan akademik yang suportif, berorientasi mutu, dan mendorong hadirnya pendidik yang unggul serta berdampak bagi masyarakat.
Dengan capaian ini, Program Studi Kebidanan semakin meneguhkan perannya dalam mendukung visi Universitas Alma Ata untuk menghadirkan pendidikan berkualitas dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap menjawab tantangan masa depan.
by Admin Kebidanan | Nov 12, 2025 | Berita
Prof. Dr. Siti Roshaidai Mohd Arifin, Head of Research and Innovation Kulliyyah of Nursing, International Islamic University Malaysia (IIUM Kuantan), menjadi narasumber bidang kebidanan dalam ajang internasional The 7th Asia-Pacific Partnership on Health and Nutrition Improvement (APHNI) yang diselenggarakan pada 5 November 2025.
Dalam presentasinya bertajuk “Integrating Mental Health and NCD Services in Community Midwifery Practice: A Holistic Approach”, Prof. Roshaidai menyoroti pentingnya pendekatan menyeluruh (holistic approach) dalam pelayanan kebidanan komunitas dengan mengintegrasikan kesehatan mental dan penyakit tidak menular (Non-Communicable Diseases/NCDs).
Beliau menjelaskan bahwa gangguan mental seperti depresi dan kecemasan pada masa perinatal memiliki hubungan dua arah dengan penyakit tidak menular — di mana keduanya saling memperburuk kondisi kesehatan ibu. Hal ini menegaskan perlunya peran bidan dalam skrining dini, edukasi, dan dukungan psikososial kepada ibu hamil dan pascapersalinan.
Prof. Roshaidai juga memaparkan hasil kolaborasi lintas negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk pengembangan Perinatal Depression Screening and Management Manual dan kerja sama UK–Southeast Asia Maternal Mental Health Collaboration.
Selain itu, beliau memperkenalkan inovasi i-PartnerPulse Framework, sebuah pendekatan digital yang melibatkan pasangan suami istri dalam upaya pencegahan dan penanganan depresi perinatal berbasis aplikasi daring.
Melalui paparannya, Prof. Roshaidai menegaskan pentingnya peran bidan komunitas dalam memberikan pelayanan kebidanan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada kesehatan mental ibu dan keluarga sebagai satu kesatuan yang saling terkait.