Penulis: Dosen Prodi D3 Kebidanan
Darah Tinggi Saat Hamil: Alarm Bahaya yang Sering Terabaikan
Kehamilan sering kali dianggap sebagai masa yang penuh kebahagiaan. Namun, seringkali ibu hamil mengabaikan sinyal-sinyal kecil yang dikirimkan tubuh. Pernahkah Anda merasa pusing yang tak kunjung hilang atau tengkuk terasa berat saat hamil? Hati-hati, jangan buru-buru menganggapnya hanya karena “bawaan bayi” atau kelelahan biasa. Bisa jadi, itu adalah “alarm” dari tubuh yang menandakan tekanan darah sedang naik.
Di dunia kesehatan, kondisi ini disebut Hipertensi dalam Kehamilan. Ini bukan masalah sepele. Masalah ini masih menjadi salah satu penyebab utama mengapa persalinan menjadi berisiko tinggi bagi ibu dan janin.
Kapan Disebut Bahaya?
Sederhananya, jika ibu hamil diperiksa tensinya dan angkanya menunjukkan 140/90 mmHg atau lebih, lampu kuning sudah menyala. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, bahkan pada ibu yang sebelum hamil tidak pernah punya riwayat darah tinggi.
Jika dibiarkan, darah tinggi ini bisa berkembang menjadi Preeklamsia. Bayangkan pembuluh darah ibu seperti selang air yang terjepit. Karena “terjepit” (menyempit) akibat tekanan tinggi, aliran darah yang membawa makanan dan oksigen untuk bayi di dalam perut menjadi terhambat.
Akibatnya? Bayi bisa lahir dengan berat badan rendah karena kurang nutrisi, atau dalam kasus yang berat, ibu bisa mengalami kejang (eklamsia) yang mengancam nyawa.
Kenali Tanda Bahayanya
Berikut tanda bahaya yang harus dikenali oleh ibu hamil:
- Sakit Kepala Hebat: Terasa sangat nyut-nyutan dan tidak hilang meski sudah istirahat.
- Pandangan Kabur: Mata terasa berkunang-kunang atau melihat bintik-bintik cahaya.
- Nyeri Ulu Hati: Sakit tajam di bagian atas perut.
- Bengkak Tidak Wajar: Bengkak pada wajah dan tangan (bukan hanya kaki) yang terjadi secara tiba-tiba.
Apa yang Harus Dilakukan?
Kabar baiknya, kondisi ini bisa dikelola. Kuncinya ada pada pemeriksaan rutin. Jangan malas untuk datang ke Posyandu, Puskesmas, Bidan Praktik Mandiri, atau Dokter Kandungan minimal 6 kali selama masa kehamilan.
Di Program Studi D3 Kebidanan Universitas Alma Ata, kami membentuk bidan yang tidak hanya terampil dalam asuhan klinis, tetapi juga menjadi sahabat terpercaya yang siap mendampingi ibu melewati setiap fase kehamilan dengan aman. Kami percaya bahwa ibu yang sehat akan melahirkan generasi penerus yang hebat.
Tertarik untuk mengambil peran nyata dalam menjaga keselamatan ibu dan buah hati? Mari wujudkan kepedulian Anda menjadi profesi mulia bersama Program Studi D3 Kebidanan Universitas Alma Ata. Program Studi D3 Kebidanan Terbaik di Jogja dan terakreditasi UNGGUL.
Daftar Pustaka
- Kementerian Kesehatan RI. (2023). Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA). Jakarta: Kemenkes RI.
- American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). (2020). Gestational Hypertension and Preeclampsia. Practice Bulletin No. 222.
- Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
- World Health Organization (WHO). (2019). Hypertension in pregnancy: Diagnosis and Management. Geneva: WHO Press.
- Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu Kebidanan Edisi Keempat. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.