( Written by: Lia Dian Ayuningrum, S.ST., M.Tr.Keb)
Libur panjang Idul Fitri menjadi momen yang dinantikan oleh mahasiswa untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga. Namun, setelah masa mudik berakhir, mahasiswa S1 Kebidanan perlu kembali beradaptasi dengan rutinitas akademik yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan intelektual.
Transisi dari suasana liburan ke aktivitas perkuliahan seringkali tidak mudah. Perubahan pola tidur, menurunnya ritme belajar, serta penurunan fokus menjadi tantangan umum yang dihadapi mahasiswa setelah masa libur panjang. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas dan durasi tidur memiliki hubungan yang signifikan dengan konsentrasi dan performa akademik mahasiswa (Limone et al., 2021; Alfonsi et al., 2022).
Oleh karena itu, langkah awal yang penting adalah mengembalikan pola tidur yang teratur. Tidur yang cukup dan berkualitas berperan dalam meningkatkan fungsi kognitif, termasuk daya ingat dan kemampuan belajar.
Selain itu, mahasiswa disarankan untuk mulai meninjau kembali materi perkuliahan sebelum libur. Strategi belajar mandiri seperti self-regulated learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman materi dan kesiapan akademik, terutama setelah periode jeda pembelajaran (Broadbent & Poon, 2021).
Manajemen waktu juga menjadi kunci dalam menunjang keberhasilan akademik. Mahasiswa yang mampu mengatur waktu dengan baik cenderung memiliki tingkat stres akademik yang lebih rendah dan performa belajar yang lebih optimal (Nurhidayah et al., 2022). Penyusunan jadwal harian yang terstruktur dapat membantu mahasiswa menyeimbangkan antara kegiatan kuliah, belajar mandiri, dan istirahat.
Tidak kalah penting adalah menjaga kondisi kesehatan. Aktivitas mudik yang padat seringkali menyebabkan kelelahan fisik. Oleh karena itu, pemenuhan nutrisi seimbang, aktivitas fisik ringan, serta hidrasi yang cukup sangat dianjurkan untuk menjaga kebugaran tubuh (World Health Organization, 2023).
Terakhir, membangun kembali motivasi belajar menjadi aspek yang sangat penting. Motivasi intrinsik berperan dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran serta pencapaian akademik yang lebih baik (Ryan & Deci, 2021). Mengingat kembali tujuan menjadi bidan profesional dapat menjadi dorongan kuat untuk kembali fokus dalam menjalani perkuliahan.
Dengan persiapan yang matang, mahasiswa S1 Kebidanan diharapkan mampu kembali menjalani aktivitas perkuliahan secara optimal pasca mudik. Momentum setelah Idul Fitri dapat dimanfaatkan sebagai titik awal untuk meningkatkan kedisiplinan, produktivitas, dan kualitas belajar sebagai calon tenaga kesehatan profesional.
Referensi:
- Alfonsi, V., Scarpelli, S., D’Atri, A., Stella, G., & De Gennaro, L. (2022). Later school start time: The impact of sleep on academic performance and health in adolescents and young adults. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3), 1184.
- Limone, P., Toto, G. A., & Messina, G. (2021). Impact of short sleep duration and poor sleep quality on students’ academic performance. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(18), 10220.
- Broadbent, J., & Poon, W. L. (2021). Self-regulated learning strategies & academic achievement in online higher education learning environments: A systematic review. The Internet and Higher Education, 50, 100808.
- Nurhidayah, I., Suryani, S., & Handayani, H. (2022). Manajemen waktu dan stres akademik pada mahasiswa kesehatan. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 11(2), 120–128.
- World Health Organization. (2023). Healthy diet and physical activity.
- Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2021). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860.