Kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD 1) menjadi agenda pembukaan sekaligus penyerahan mahasiswa Pendidikan Profesi Bidan Universitas Alma Ata dalam pelaksanaan Stase Community Midwifery Practice yang dilaksanakan di Kalurahan Girirejo. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam rangkaian praktik kebidanan komunitas yang akan berlangsung selama empat minggu, mulai tanggal 11 Mei hingga 6 Juni 2026, sebagai bentuk implementasi pembelajaran profesi bidan berbasis komunitas dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara MMD 1 berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari unsur pemerintah desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga civitas akademika. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Jurusan Kebidanan Dr. Siti Nurunniyah, S.ST., M.Kes menyampaikan sambutan sekaligus pesan kepada mahasiswa agar mampu menjalankan praktik profesi dengan menjunjung tinggi etika, komunikasi yang baik, serta kepekaan terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat. Beliau juga menegaskan bahwa stase komunitas menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk belajar langsung bersama masyarakat serta mengembangkan keterampilan promotif, preventif, dan kolaboratif dalam pelayanan kebidanan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Jaka Purnama yang mewakili pemerintah kalurahan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa profesi bidan di wilayah Girirejo dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kesadaran dan pelayanan kesehatan ibu, anak, serta keluarga. Selain itu, hadir pula Bidan dari Puskesmas Imogiri 1 yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program komunitas dan kolaborasi lintas sektor selama kegiatan berlangsung.

Selama pelaksanaan Stase Community Midwifery Practice, mahasiswa akan menjalankan berbagai program kebidanan komunitas yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayah, meliputi edukasi kesehatan, pendampingan ibu hamil, pelayanan kesehatan reproduksi, promosi gizi keluarga, pemberdayaan kader kesehatan, serta kegiatan preventif dan promotif lainnya. Mahasiswa juga diharapkan mampu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif bersama perangkat desa, tenaga kesehatan, kader, maupun tokoh masyarakat setempat.

Melalui kegiatan MMD 1 ini diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara institusi pendidikan, pemerintah desa, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa profesi bidan sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Universitas Alma Ata dalam menghasilkan lulusan bidan profesional yang adaptif, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.