written by: Adenia Dwi Ristanti

Kesehatan perempuan menjadi salah satu indikator penting dalam kualitas pembangunan kesehatan suatu negara. Namun hingga saat ini, angka kematian ibu dan bayi masih menjadi tantangan di berbagai belahan dunia. Kurangnya akses pelayanan kesehatan, keterbatasan tenaga kesehatan, dan rendahnya edukasi kesehatan reproduksi menjadi faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Di tengah tantangan itu, gerakan One Million More Midwives hadir sebagai seruan global untuk menambah satu juta bidan demi memperkuat pelayanan kesehatan perempuan dan anak.

Bidan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan perempuan. Tidak hanya membantu proses persalinan, bidan juga berperan dalam pemeriksaan kehamilan, edukasi kesehatan reproduksi, pelayanan keluarga berencana, hingga deteksi dini komplikasi kehamilan. Kehadiran bidan yang kompeten dapat membantu perempuan menjalani masa kehamilan dan persalinan dengan lebih aman dan sehat.

Menurut World Health Organization, sebagian besar kematian ibu dan bayi sebenarnya dapat dicegah melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas. Namun, masih banyak wilayah terutama daerah terpencil yang mengalami kekurangan tenaga bidan. Kondisi ini menyebabkan banyak perempuan tidak memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal selama kehamilan maupun persalinan.

Gerakan One Million More Midwives menjadi langkah penting dalam menjawab kebutuhan tenaga kesehatan global. Penambahan jumlah bidan bukan hanya tentang meningkatkan pelayanan persalinan, tetapi juga investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat. Semakin baik pelayanan kebidanan, semakin besar peluang ibu dan bayi untuk hidup sehat dan berkualitas.

Di era modern, tantangan kesehatan perempuan semakin kompleks. Selain risiko kehamilan, perempuan juga menghadapi masalah kesehatan mental, anemia, penyakit tidak menular, hingga kekerasan berbasis gender. Oleh karena itu, bidan masa kini dituntut memiliki kompetensi yang lebih luas agar mampu memberikan pelayanan yang holistik dan berpusat pada kebutuhan perempuan sepanjang siklus kehidupannya.

Bidan juga menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat, terutama di wilayah dengan akses kesehatan terbatas. Dedikasi bidan dalam mendampingi perempuan sejak masa kehamilan hingga nifas menunjukkan bahwa profesi ini memiliki peran besar dalam menjaga kualitas kehidupan masyarakat. Dukungan terhadap pendidikan, kesejahteraan, dan perlindungan tenaga bidan menjadi hal yang sangat penting untuk masa depan pelayanan kesehatan.

Pada akhirnya, One Million More Midwives bukan sekadar slogan, tetapi sebuah harapan besar bagi masa depan kesehatan perempuan dunia. Kehadiran lebih banyak bidan berarti lebih banyak ibu dan bayi yang dapat diselamatkan, lebih banyak perempuan yang mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, dan lebih banyak generasi sehat yang akan lahir di masa depan.

Referensi

  1. World Health Organization. State of the World’s Midwifery Report.
  2. United Nations Population Fund. The State of the World’s Midwifery 2021.
  3. International Confederation of Midwives. Global Midwifery Advocacy and Workforce Report.