Penulis: Dosen Prodi D3 Kebidanan Universitas Alma Ata

Di tengah ketatnya persaingan publikasi ilmiah global, para akademisi dan peneliti kini dituntut untuk menguasai metode riset yang lebih komprehensif dan terukur. Salah satu langkah strategis yang kini tengah naik daun adalah penyelenggaraan workshop intensif mengenai Systematic Literature Review (SLR) dan Analisis Bibliometrik.

Kedua metode ini dianggap sebagai “senjata ampuh” bagi peneliti untuk menembus jurnal bereputasi internasional (Scopus/SJR tinggi) tanpa harus selalu bergantung pada pengambilan data lapangan yang memakan waktu lama.

Dalam dunia riset modern, membanjirnya informasi seringkali membuat peneliti terjebak dalam duplikasi penelitian. Di sinilah peran krusial dari workshop tersebut:

  1. Pemetaan Tren Riset (Bibliometrik): Analisis bibliometrik memungkinkan peneliti melihat peta sebaran ilmu pengetahuan secara visual. Dengan bantuan perangkat lunak seperti VOSviewer atau Biblio Shiny, peneliti dapat mengidentifikasi topik mana yang sudah jenuh dan topik mana yang masih memiliki peluang besar untuk diteliti (research gap).
  2. Sintesis Data yang Rigorus (SLR): Berbeda dengan tinjauan pustaka biasa, SLR menggunakan protokol yang ketat (seperti standar PRISMA) untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan mensintesis seluruh penelitian yang relevan. Hal ini memberikan kredibilitas tinggi pada hasil riset karena prosesnya yang transparan dan dapat direplikasi.

Pentingnya workshop ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada performa institusi pendidikan tinggi. Peningkatan jumlah publikasi di jurnal bereputasi secara otomatis akan menaikkan peringkat universitas di kancah internasional. Banyak dosen memiliki data yang bagus, namun lemah dalam melakukan sintesis literatur yang mendalam. Workshop SLR dan Bibliometrik memberikan kerangka kerja logis agar ide-ide brilian tersebut dapat diterima oleh editor jurnal kelas dunia,” ujar salah satu pakar publikasi ilmiah dalam sebuah sesi diskusi.

Pelaksanaan workshop dilakukan oleh Universitas Alma Ata Bidang Riset, Pengembangan, dan Pengabdian Masyarakat (WR-RPPM) pada hari Senin, 4 Mei 2026 dan Rabu, 6 Mei 2026 mulai jam 08.00-16.30 WIB dengan narasumber yang sangat berpengalaman yaitu dr. Rossi Sanusi, MPA., Ph. D. dari Faculty member FK-KMK Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai narasumber pertama dan apt. Danang Prasetyaning Amukti, M. Farm dosen S1 Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Alma Ata sebagai narasumber kedua serta Dr. Veriani Aprilia, STP., M.Sc dan Muhammad Najib Mubarok, S.Si., M. Sc sebagai moderator. Pelaksanaan workshop dihadiri dosen dari berbagai fakultas di Universitas Alma Ata termasuk Dosen D3 Kebidanan yang merupakan salah satu prodi terbaik di jogja dan terakreditasi Unggul (yaitu Ibu Dyah Pradnya Paramita, S.ST., M.Kes dan Fatimah, S.SiT., M.Kes.). Jumlah dosen yang mengikuti sekitar 56 orang dari berbagai dosen prodi di Universitas Alma Ata. Workshop hari pertama dengan materi” Pendahuluan mengenai integrasi konsep, desain dan protokol SLR serta Bibliometrik” sedangkan hari kedua yaitu ” Praktik: Transformasi Data SLR dan Bibliometrik menjadi Naskah Siap Publikasi pada Jurnal Bereputasi”. Pelaksanaan workshop berjalan lancar sesuai rencana dan diharapkan semua dosen yang mengikuti kegiatan tersebut bisa langsung menghasilkan artikel yang berkualitas.