Penulis: Dyah Pradnya Paramita, S.ST., M.Kes.
Sebagai tenaga kesehatan yang memiliki kewenangan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, bidan dituntut mampu memberikan asuhan kebidanan sesuai kebutuhan ibu, keluarga dan masyarakat dengan memperhatikan aspek sosial budaya di lingkungan tempat tinggal mereka. Untuk mencapai kompetensi tersebut maka, Prodi D3 Kebidanan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata menyelenggarakan kegiatan pembelajaran berupa praktik kebidanan komunitas.
Praktik kebidanan komunitas tahun ini, telah diselenggarakan di Kalurahan Guwosari, Pajangan, Bantul. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa Tingkat akhir dalam mengaplikasikan ilmu kebidanan secara langsung di masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. Pelaksanaan praktik diawali dengan proses identifikasi permasalahan kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut. Mahasiswa melakukan wawancara dan penggalian data bersama warga, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta tokoh agama. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat sekaligus menentukan prioritas masalah yang membutuhkan perhatian bersama.
Berdasarkan hasil identifikasi, ditemukan bahwa stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang cukup menimbulkan kekhawatiran khususnya di tengah masyarakat Dusun Bungsing, Guwosari, Pajangan Bantul. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk menyusun berbagai kegiatan edukatif yang diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan anak sejak dini.
Sebagai bentuk tindak lanjut, mahasiswa mengembangkan media edukasi berupa video edukasi untuk anak usia PAUD dan panduan edukasi gizi balita bagi guru PAUD. Video edukasi dirancang dengan tampilan menarik dan bahasa yang mudah dipahami anak-anak, sehingga dapat membantu menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Sementara itu, panduan edukasi gizi balita disusun sebagai bahan pendamping bagi guru PAUD dalam memberikan edukasi kepada orang tua maupun peserta didik.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktik lapangan, tetapi juga belajar membangun komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan secara bersama-sama. Diharapkan media edukasi yang telah disusun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh kader kesehatan dan guru PAUD sebagai sarana edukasi kesehatan di lingkungan Masyarakat dalam meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi balita sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.
“Dalam praktik kebidanan komunitas ini, mahasiswa belajar memahami kebutuhan masyarakat sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan pemberdayaan kesehatan,” ujar dosen pembimbing kegiatan (Ibu Dyah Pradnya Paramita, SST., M.Kes dan Ibu Sundari Mulyaningsih, S.SiT., M.Kes)
Kegiatan praktik kebidanan komunitas ini menjadi wujud komitmen Program Studi D3 Kebidanan dalam mencetak lulusan yang mampu berperan aktif dalam Upaya promotive dan preventif Kesehatan di Tingkat komunitas untuk mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak.
Mari Mengenal Lebih Dekat Prodi D3 Kebidanan
Ingin mengetahui lebih banyak tentang kegiatan mahasiswa, praktik lapangan, prestasi, dan berbagai program unggulan lainnya? Kunjungi website resmi Program Studi D3 Kebidanan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kebidanan dan aktivitas akademik mahasiswa. Bersama Prodi D3 Kebidanan Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata, Prodi Kebidanan terbaik di Jogja dan terakreditasi UNGGUL, mari berkontribusi mewujudkan generasi sehat dan berkualitas untuk masa depan Indonesia.

Foto: penyerahan media edukasi kepada Dukuh Bungsing, Guwosari, Pajangan Bantul.

Foto: “Buku Panduan Edukasi Gizi pada Balita” Karya Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata




Foto: “Video Edukasi untuk Anak PAUD” Karya Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata