by Admin Kebidanan | Feb 17, 2026 | Berita S1 Profesi Bidan
Komitmen dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja terus diwujudkan oleh Program Studi S1 Kebidanan FKIK Universitas Alma Ata melalui kegiatan Dosen Mengajar yang merupakan bagian dari program Sister School di SMAN 1 Bambanglipuro. Kegiatan ini menyasar siswa kelas X dan XI dengan mengangkat topik yang sangat dekat dengan kehidupan remaja, yaitu kesehatan reproduksi perempuan dan laki-laki serta perilaku seks berisiko.
Suasana aula sekolah tampak hidup sejak awal kegiatan. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan antusias, terlebih saat pemateri mengajak diskusi tentang perubahan yang terjadi pada masa remaja, cara menjaga kesehatan organ reproduksi, hingga bagaimana remaja dapat melindungi diri dari perilaku yang berisiko terhadap kesehatan dan masa depan mereka.
Materi disampaikan oleh tim dosen S1 Kebidanan FKIK Universitas Alma Ata yang terdiri dari Fatimatasari, M.Keb., Bd., Prasetya Lestari, S.ST., M.Kes., Lia Dian Ayuningrum, S.ST., M.Tr.Keb., dan Isti Chana Zuliyati, S.ST., M.Keb. Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi lintas disiplin ilmu bersama dosen dari bidang kesehatan lainnya, yaitu Raden Jaka Sarwadhamana, S.Kep., Ns., M.P.H. dan Imam Akbar, S.Kep., Ns., M.Kep.
Dengan pendekatan yang komunikatif dan interaktif, para pemateri tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membuka ruang aman bagi siswa untuk bertanya dan berbagi pengalaman. Hal ini menjadi penting karena masih banyak remaja yang merasa ragu atau malu untuk membicarakan kesehatan reproduksi secara terbuka.
Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pemahaman bahwa kesehatan reproduksi bukan hanya tentang organ tubuh, tetapi juga berkaitan dengan kesiapan mental, perilaku hidup sehat, serta kemampuan mengambil keputusan yang bertanggung jawab. Edukasi sejak dini diharapkan mampu menjadi langkah preventif dalam mencegah berbagai permasalahan kesehatan remaja di masa depan.
Program Sister School ini sekaligus memperkuat peran Universitas Alma Ata sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga aktif berkontribusi langsung kepada masyarakat, khususnya dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menciptakan lingkungan edukatif yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan remaja Indonesia.
by Admin Kebidanan | Feb 10, 2026 | Berita S1 Profesi Bidan
Mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan FKIK Universitas Alma Ata, Melbi Mutiara (Angkatan 2023), meraih Juara III pada Lomba Poster Tingkat Mahasiswa dalam ajang HIMABI Competition 2025.
Kompetisi tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan dilaksanakan sebagai wadah pengembangan kreativitas serta penyampaian gagasan ilmiah dalam bentuk media poster. Penilaian lomba mencakup aspek substansi keilmuan, ketepatan isi, kreativitas desain, serta kejelasan pesan yang disampaikan.
Berdasarkan hasil penjurian yang diumumkan oleh panitia HIMABI Competition 2025, Melbi Mutiara ditetapkan sebagai peraih Juara III setelah melalui tahapan seleksi dan penilaian sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua Program Studi, Ibu Fatimatasari, M.Keb., Bdn menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkompetisi, dan aktif mengikuti berbagai kegiatan ilmiah maupun non-ilmiah.
Melbi Mutiara juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan dan Ia berharap prestasi ini dapat menjadi langkah awal untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam bidang yang diminati.
Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Melbi Mutiara atas prestasi yang diraih. Terus berkarya, menginspirasi, dan membawa nama baik almamater di kancah yang lebih luas.
by Admin Kebidanan | Feb 3, 2026 | Berita S1 Profesi Bidan
Universitas Alma Ata kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui capaian dosennya. Ibu Indah Wijayanti, S.ST., M.Keb., Bdn, dosen Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Alma Ata, resmi meraih kenaikan Jabatan Fungsional Lektor (Tercepat).
Pencapaian ini menjadi bukti nyata atas dedikasi, konsistensi, dan komitmen beliau dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Selama menjalankan perannya sebagai akademisi, Ibu Indah Wijayanti aktif berkontribusi dalam pengembangan mutu pembelajaran kebidanan, keterlibatan dalam kegiatan ilmiah, serta pendampingan mahasiswa dalam berbagai kegiatan akademik.
Kenaikan jabatan fungsional ini tidak hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Program Studi Kebidanan dan FKIK Universitas Alma Ata secara keseluruhan. Capaian tersebut menunjukkan kualitas sumber daya dosen yang unggul serta komitmen institusi dalam mendorong pengembangan karier akademik secara berkelanjutan.
Diharapkan, prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan profesionalisme, produktivitas ilmiah, dan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kebidanan.
Universitas Alma Ata menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta ucapan selamat dan sukses kepada Ibu Indah Wijayanti atas capaian yang membanggakan ini. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk kontribusi yang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.
by Admin Kebidanan | Jan 29, 2026 | Berita S1 Profesi Bidan
Suasana hangat dan penuh antusiasme terasa di SMA N 1 Bambanglipuro saat siswa-siswi mengikuti kegiatan Penguatan Literasi Kesehatan Mental. Kegiatan ini menjadi momen belajar bersama yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian, empati, serta semangat saling mendukung di lingkungan sekolah. Di tengah tuntutan akademik, dinamika pergaulan, dan proses pencarian jati diri pada masa remaja, kesehatan mental menjadi aspek penting yang sering kali belum banyak dibicarakan secara terbuka. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi program Sister School, yaitu kerja sama antar institusi pendidikan dalam berbagi praktik baik, penguatan kapasitas siswa, serta pengembangan lingkungan belajar yang lebih sehat dan suportif. Melalui program Sister School, kolaborasi tidak hanya berfokus pada peningkatan akademik, tetapi juga pada kesejahteraan psikologis siswa sebagai fondasi penting dalam proses belajar. Penguatan literasi kesehatan mental ini menjadi salah satu bentuk nyata berbagi praktik baik, yang diharapkan dapat menginspirasi dan memperluas budaya sekolah yang peduli, inklusif, serta ramah terhadap kebutuhan emosional remaja.
Pada pelaksanaan Selasa, 20 Januari 2026, Ibu Lia Dian Ayuningrum, S.ST., M.Tr.Keb hadir sebagai pemateri dalam kegiatan yang dirancang secara interaktif, sehingga siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan refleksi.” Beberapa hal yang dipelajari bersama meliputi:
- Pengertian kesehatan mental dalam kehidupan remaja
- Tanda-tanda stres, kelelahan emosional, dan tekanan psikologis
- Cara sederhana menjaga keseimbangan diri di tengah aktivitas sekolah
- Pentingnya mencari bantuan dan berbicara kepada orang yang dipercaya
Dari edukasi kesehatan yang disampaikan para siswa mulai menyadari bahwa perasaan cemas, lelah, atau tertekan adalah hal yang manusiawi. Yang terpenting bukan menghindari perasaan tersebut, tetapi mengetahui cara mengelolanya dengan sehat. Ruang diskusi yang terbuka juga membantu mengurangi stigma terhadap isu kesehatan mental.
Selain fokus pada diri sendiri, siswa juga diajak memahami peran mereka sebagai teman sebaya. Lingkungan sekolah yang sehat tidak hanya dibentuk oleh aturan, tetapi juga oleh sikap sehari-hari antar siswa. Dalam sesi ini, siswa belajar untuk:
- Menjadi pendengar yang baik bagi teman
- Menghargai perbedaan kondisi emosional setiap individu
- Menghindari candaan atau komentar yang meremehkan perasaan orang lain
- Menciptakan budaya saling mendukung di kelas
Dengan adanya kolaborasi ini, semangat belajar, berbagi, dan tumbuh bersama tidak hanya dirasakan oleh siswa SMA N 1 Bambanglipuro, tetapi juga menjadi nilai yang terus berkembang dalam jejaring sekolah yang terlibat dalam program Sister School. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk bertumbuh sebagai individu yang sehat secara emosional. Pengetahuan yang diperoleh, keberanian untuk berbagi, dan dukungan dari teman sebaya menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan kehidupan.
by Admin Kebidanan | Jan 20, 2026 | Berita S1 Profesi Bidan
Yogyakarta — Program Studi Sarjana Profesi Bidan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Alma Ata kembali mencatatkan capaian membanggakan. Sejumlah mahasiswa terpilih sebagai Penerima Program Dukungan Pembiayaan UKT/SPP dari Kemendiktisaintek untuk Periode Ganjil Tahun Akademik 2025/2026.
Adapun mahasiswa yang berhasil memperoleh program dukungan tersebut adalah Ilmi Hikmatul Mawadah (angkatan 2022), Nur Khayatun Nufus (angkatan 2023), Arbillah Ahdah Ramadhani (2024), Alifia Ni’matur Rohmah (angkatan 2024), dan Elis Sutriani (angkatan 2022). Capaian ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan tinggi secara konsisten dan bertanggung jawab.
Program Dukungan Pembiayaan UKT/SPP Kemendiktisaintek merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung keberlanjutan studi mahasiswa serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dan kesehatan. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat semakin fokus dalam mengembangkan kompetensi akademik maupun profesional selama masa studi.
Pimpinan Program Studi Sarjana Profesi Bidan FKIK Universitas Alma Ata menyampaikan apresiasi atas capaian para mahasiswa penerima program. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi, menjaga integritas akademik, serta aktif berkontribusi dalam kegiatan pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat.
Universitas Alma Ata senantiasa berkomitmen untuk mendukung mahasiswa dalam mengoptimalkan potensi diri, baik melalui program akademik maupun fasilitasi berbagai skema dukungan pendidikan. Diharapkan, para penerima program ini kelak dapat menjadi bidan profesional yang unggul, berkarakter, dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan ibu dan anak di Indonesia
by Admin Kebidanan | Jan 6, 2026 | Berita S1 Profesi Bidan
Mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan Universitas Alma Ata kembali menunjukkan peran aktifnya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada 28 November 2025, salah satu mahasiswa S1 Kebidanan Universitas Alma Ata angkatan 2022, Citra Diumi Irawan, berkesempatan menjadi pemateri dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan di SMK Kesehatan Bantul.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMABI) dan Himpunan Mahasiswa Keperawatan (HIMIKA) Universitas Alma Ata, sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran kesehatan remaja melalui edukasi berbasis kebutuhan aktual.
Pengabdian masyarakat tersebut diikuti oleh 83 siswa kelas X dan XI, yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan edukasi yang disampaikan secara interaktif dan komunikatif.
Pada kegiatan ini, Citra Diumi menyampaikan materi edukasi kesehatan mental di era bullying, dengan fokus pada tantangan kesehatan mental remaja di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Materi yang disampaikan mencakup:
- Gejala gangguan kesehatan mental pada remaja
- Faktor penyebab, baik dari lingkungan pertemanan, keluarga, sekolah, maupun media digital
- Upaya pencegahan, termasuk penguatan coping skill dan dukungan sosial, dan
- Tata laksana awal ketika menghadapi masalah kesehatan mental
Secara khusus, materi juga membahas fenomena cyberbullying, ketergantungan gawai, paparan konten negatif, serta tekanan sosial di media digital yang semakin sering dialami remaja saat ini.
Edukasi ini menjadi sangat relevan mengingat tren masalah kesehatan mental pada remaja terus meningkat. Selain itu, masalah kesehatan mental tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis jangka pendek, tetapi juga dapat memberikan dampak jangka panjang, termasuk terhadap kesehatan reproduksi di masa dewasa.
Stres kronis, kecemasan, dan gangguan mental yang tidak tertangani dengan baik pada masa remaja diketahui dapat memengaruhi keseimbangan hormonal, perilaku kesehatan, hingga kesiapan reproduksi di kemudian hari. Oleh karena itu, pendekatan promotif dan preventif sejak usia remaja menjadi sangat penting.
Sarana Pembelajaran dan Pemberdayaan Mahasiswa
Bagi mahasiswa, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari proses pembelajaran kontekstual untuk melatih keterampilan komunikasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu secara langsung sesuai kebutuhan sasaran.
Hal ini sejalan dengan keunggulan health promotion yang menjadi ciri khas Program Studi S1 Kebidanan Universitas Alma Ata. Mahasiswa dibekali kompetensi untuk melakukan edukasi kesehatan di masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan masalah kesehatan yang berimplikasi pada kesehatan reproduksi perempuan sepanjang siklus hidup, mulai dari masa remaja, usia reproduktif, hingga menopause.
Melalui kegiatan seperti ini, Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Universitas Alma Ata terus berkomitmen mencetak calon bidan profesional yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan pemberdayaan masyarakat.