Bantul, 14 Juli 2026 – Program Sarjana Kebidanan, dan Profesi Bidan) Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Alma Ata kembali melaksanakan kegiatan Sister School di SMAN 1 Bambanglipuro sebagai bagian dari program dosen mengajar yang telah terjalin secara berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian program Dosen Mengajar yang sebelumnya telah diberikan kepada peserta didik, sebagai bentuk komitmen Universitas Alma Ata dalam mendukung peningkatan literasi kesehatan remaja melalui kolaborasi dengan sekolah.
Pada pelaksanaan kali ini, kegiatan menyasar siswa-siswi kelas XI dengan mengangkat tema “Aku Suka Dia, Lalu Harus Bagaimana? Cara Sehat Mengungkapkan Cinta dan Ketertarikan.” Tema tersebut dipilih karena masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan berbagai perubahan, baik fisik, psikologis, maupun sosial. Salah satu perubahan yang umum dialami adalah munculnya ketertarikan terhadap orang lain sebagai bagian dari proses perkembangan yang normal. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, remaja dihadapkan pada beragam informasi dan pengaruh mengenai hubungan romantis yang belum tentu sesuai dengan nilai-nilai kesehatan maupun perkembangan psikologis mereka. Kondisi ini menuntut adanya edukasi yang tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga membekali remaja dengan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi secara sehat, serta mengambil keputusan yang bertanggung jawab dalam menjalin hubungan dengan orang lain.
Melalui materi yang disampaikan, dosen Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas Alma Ata mengajak peserta memahami bahwa rasa suka merupakan bagian yang wajar dari perkembangan remaja. Namun, perasaan tersebut perlu diekspresikan secara positif dengan tetap menghormati diri sendiri maupun orang lain. Materi membahas berbagai aspek penting, mulai dari mengenali perbedaan antara rasa kagum, suka, dan cinta, memahami pentingnya komunikasi yang asertif, menghargai batasan pribadi (personal boundaries) dan persetujuan (consent), hingga mengenali karakteristik hubungan yang sehat dan hubungan yang tidak sehat. Selain penyampaian materi, siswa juga diajak berdiskusi mengenai berbagai situasi yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti cara menyampaikan ketertarikan dengan sopan, menghadapi penolakan secara dewasa, menghindari tekanan dari teman sebaya (peer pressure), serta menjaga jejak digital ketika berinteraksi melalui media sosial. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu peserta menghubungkan materi dengan pengalaman nyata sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Untuk mengetahui efektivitas pembelajaran, kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan awal siswa. Setelah sesi edukasi, diskusi, dan tanya jawab selesai, peserta kembali mengikuti post-test sebagai evaluasi terhadap peningkatan pemahaman setelah menerima materi. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam berdiskusi serta menyampaikan berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan dinamika hubungan pertemanan dan ketertarikan pada masa remaja.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas Alma Ata berharap siswa tidak hanya memiliki pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja, tetapi juga mampu membangun keterampilan hidup (life skills) yang mendukung pengambilan keputusan secara bijaksana. Kemampuan untuk berkomunikasi secara asertif, menghormati batasan diri dan orang lain, serta menjalin hubungan yang sehat menjadi bekal penting bagi remaja dalam menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial. Kegiatan Sister School merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui sinergi yang berkelanjutan antara Universitas Alma Ata dan SMAN 1 Bambanglipuro, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang sehat, berkarakter, serta mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan remaja dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku yang positif.
Ke depan, Program Sarjana Kebidanan, dan Profesi Bidan Universitas Alma Ata berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang relevan dengan kebutuhan remaja. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan dengan sekolah, diharapkan kegiatan Sister School dapat menjadi wadah pembelajaran yang memberikan dampak nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan dan mempersiapkan generasi muda yang lebih sehat, tangguh, dan bertanggung jawab.
Referensi
McCormick, E. M., Qu, Y., & Telzer, E. H. (2024). Experience-dependent neurodevelopment of self-regulation in adolescence. Developmental Cognitive Neuroscience, 65, 101338.
Willems, Y. E., Li, J. B., Bartels, M., & Finkenauer, C. (2024). Individual differences in adolescent self-control: The role of gene-environment interplay. Current Opinion in Psychology, 60, 101897.https://doi.org/10.1016/j.copsyc.2024.101897
Thulin, E. J., Kernsmith, P., Fleming, P. J., Heinze, J. E., Temple, J., & Smith-Darden, J. (2023). Coercive-sexting: Predicting adolescent initial exposure to electronic coercive sexual dating violence. Computers in Human Behavior, 141, 107641. https://doi.org/10.1016/j.chb.2022.107641
World Health Organization. (2024). Adolescent health. Geneva: WHO.
United Nations Children’s Fund. (2024). Adolescent development and participation. New York: UNICEF.